TAKUT DEWASA

Hi aku seorang wanita berumur 22 yang sebentar lagi akan berumur 23. Aku si wanita yang penuh akan ketakutan perihal masa depan, aku masih disini sampai sekarang, masih dititik yang sama dengan diriku tahun lalu, aku mulai merasa takut akan menjadi dewasa, menjadi orang yang memiliki tanggung jawab lebih besar, aku akui aku terlalu takut dengan menjadi dewasa, aku takut mengecewakan kedua orangtua aku dan keluarga aku, I feel lost. I’m stuck. akhir-akhir ini aku selalu takut dengan seseorang yang bertanya mengenai progres aku sudah bagaimana? sudah sejauh apa? kapan lulusnya? gimana skripsinya? ya aku ditahun ke 5 kuliahku dan aku belum selesai skripsi, keluarga aku menuntut aku untuk cepat selesai dan cepat lulus. bagaimana dengan perasaanku? tidak ada yang benar-benar memahami kondisiku, aku adalah seseorang yang dengan siap 100% untuk membantu orang lain, yang selalu menaruh prioritas orang lain dibanding diri sendiri, aku seseorang yang takut untuk meminta tolong kepada orang lain, teman, bahkan sahabat. aku terbiasa melakukan semua hal sendiri, menyelesaikan sendiri, namun pandemi datang membuat aku menjadi jauh dari diriku 2019. ya aku pada tahun 2019 adalah seseorang yang punya ambisi besar, harus merasa sempurna dengan hasil tugas/ujian kuliahku. Tapi, pandemi datang dan aku berhenti. aku merasa menjadi asing dengan diriku sendiri, aku hilang arah, hilang tujuanku, aku tidak tertarik ke hal-hal sebelum pandemi terjadi. Aku seseorang yang selalu merasa aku benci diriku sendiri, aku merasa ga berguna, aku bukan anak kebanggaan orangtua aku, aku banyak kurang, dan aku tidak percaya diri. Ya, aku tidak percaya diri. aku mulai kehilangan teman-teman, aku sudah tidak bertemu banyak teman, aku tidak percaya diri. mama papa ade kaka aku selalu menuntutku untuk cepat lulus, cepat selesaikan skripsiku, aku gatau harus bilang kesiapa. aku menjadi seseorang yang suka menyakiti perasaan sendiri, aku menjadi begitu negatif dengan diriku sendiri. aku tau aku salah dan tidak seharusnya aku merasa seperti ini tapi aku tidak bisa apa-apa. aku gatau harus minta tolong ke siapa. aku sakit hati dengan keluarga aku yang selalu membandingkan aku dengan orang lain, ya tuhan aku mohon jangan buat orangtuaku untuk selalu anaknya menjadi sempurna:( aku tau aku salah, dengan diriku yang menjadi seperti ini aku juga jahat, krn aku ga mikirin perasaan orang tuaku, mereka juga capek dan lelah.. tapi aku juga capek. aku benci diriku yang kayak gini, aku kangen diriku yang lama. aku takut dengan orang tuaku, aku bahkan takut utk bicara dengan mereka. aku takut untuk menjadi dewasa.